October 28, 2026

Upaya Mediasi Pordasi Tertunda Karena Absennya Salah Satu Pihak – RADARNASIONAL.ID

Read Time:2 Minute, 21 Second

Upaya Mediasi Pordasi Tertunda Karena Absennya Salah Satu Pihak./ foto Taufik Panji Alam

Jakarta, Radarnasional.id – Transformasi Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP.Pordasi) menjadi empat federasi nasional telah menjadi langkah signifikan dalam sejarah organisasi olahraga berkuda di Indonesia. Kini, PP.Pordasi terbagi menjadi PP.Pordasi Pacu, PP.Pordasi Equestrian, PP.Pordasi Berkuda Memanah, dan PP.Pordasi Polo. Namun, meski transformasi ini telah berjalan, persoalan hukum yang melibatkan organisasi masih terus berlangsung.

Sebagai latar belakang, perbedaan pendapat mengenai transformasi organisasi ini memicu dua gugatan hukum ketika PP.Pordasi masih dipimpin oleh Triwatty Marciano. Gugatan pertama ditujukan kepada Dirjen AHU Kementerian Hukum dan diajukan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta Selatan. Gugatan kedua ditujukan kepada Aryo PS. Djojohadikusumo dan dibawa ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Pada 23 Januari 2025, babak baru dalam penyelesaian konflik ini dimulai dengan langkah mediasi yang dipimpin oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Mediasi ini diharapkan menjadi langkah untuk mempersatukan kembali organisasi olahraga berkuda di Indonesia. Semua ketua umum federasi nasional Pordasi yang baru, bersama dengan ketua umum PP.Pordasi terdahulu, Triwatty Marciano, hadir dalam pertemuan tersebut. Kehadiran mereka menunjukkan niat baik untuk mencari solusi damai demi kemajuan organisasi.

“Alhamdulillah tadi sudah diadakan mediasi permintaan dari Hakim Mediator, dari kita semua perwakilan Ketum Federasi Nasional Pordasi semua hadir, (Pordasi Pacu, Pordasi Equestrian, Pordasi Berkuda Memanah, dan Pordasi Polo),” terang Triwatty.

Namun begitu, mediasi tidak sesuai rencana karena pihak Aryo, absen memenuhi undangan tersebut. “Sayangnya dari mereka tidak ada satupun yang hadir, sehingga tadi diputuskan pertukaran proposal perdamaian,” sambung Triwatty menjelaskan.

Upaya mediasi ini tertunda karena absennya salah satu pihak yang menjadi kunci dalam penyelesaian sengketa. Ketidakhadiran tersebut membuat proses mediasi tidak dapat mencapai hasil yang diharapkan. Meskipun demikian, pihak yang hadir menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan mediasi pada kesempatan berikutnya.

Transformasi organisasi yang telah dilakukan membawa banyak tantangan, termasuk bagaimana menyelaraskan visi dan misi antara pihak-pihak yang terlibat. Dalam pernyataannya, Triwatty Marciano mengungkapkan pentingnya dialog yang konstruktif untuk menyelesaikan perselisihan yang ada.

“Kami berharap langkah mediasi ini bisa menjadi awal yang baik untuk menyatukan kembali semangat olahraga berkuda di Indonesia,” ujar Triwatty berharap. (Tfq)

 



Source link

About Post Author

Redaksi

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous post Polda Jatim Berhasil Ungkap Jaringan Curanmor Lintas Kota, Amankan 134 Ranmor – RADARNASIONAL.ID
Next post Tradisi Unik dan Liburan Seru Bersama tiket.com – RADARNASIONAL.ID
Close