Misi Tim Inspektorat Jenderal Memantau BMN dan Memberikan Pendampingan di Kepulauan Mentawai – RADARNASIONAL.ID
Kepulauan Mentawai, Radarnasional.id – Di balik gempuran modernisasi, masih terselip surga tersembunyi bernama Kepulauan Mentawai. Terletak di lepas pantai barat Sumatera Barat, Mentawai bagaikan permata tersembunyi dengan pesona alam yang memukau dan budaya yang kaya.
Baru-baru ini, tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Itjen Kemenag) berkesempatan menjelajahi Mentawai dalam misi mulia. Bukan untuk berlibur, tapi untuk memantau dan memberikan pendampingan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) pada Kantor Kementerian Agama Kepulauan Mentawai.
Perjalanan menuju Mentawai tidaklah mudah. Tim Itjen harus menempuh perjalanan laut selama 3,5 – 4 jam dari Muara Padang, mengarungi Samudra Hindia yang luas. Meski terbatas, moda transportasi laut menjadi pilihan utama untuk mencapai kepulauan ini.
Kegigihan tim Itjen terbayarkan saat mereka disambut hangat oleh jajaran pimpinan dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kepulauan Mentawai. Kedatangan mereka bagaikan angin segar bagi ASN di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) ini, yang jarang dikunjungi oleh Instansi Pusat.
Mentawai memang istimewa. Terdiri dari pulau-pulau besar, akses antar pulau yang belum memadai menjadi tantangan tersendiri bagi ASN Kemenag Kepulauan Mentawai dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Memahami situasi ini, M. Hafidz Lidinillah, perwakilan Tim Itjen, menyampaikan arah baru pengawasan Itjen Kemenag. Alih-alih bertindak sebagai pengawas “watchdog”, Itjen Kemenag kini berperan sebagai “assurance and consulting”. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi satuan kerja Kementerian Agama.
Misi tim Itjen di Mentawai bukan sekadar memantau BMN. Lebih dari itu, mereka ingin memberikan pendampingan dan bimbingan kepada ASN setempat agar dapat mengelola BMN dengan lebih baik dan akuntabel.
Kisah tim Itjen di Mentawai adalah sebuah pengingat bahwa di balik gemerlap modernisasi, masih ada saudara-saudari kita yang membutuhkan perhatian dan pendampingan. Misi mereka adalah bukti nyata komitmen Itjen Kemenag untuk mewujudkan tata kelola BMN yang transparan dan akuntabel, di seluruh penjuru negeri, tak terkecuali di surga tersembunyi seperti Mentawai.(ery)

Average Rating