Mengenal Lebih Dekat Ismail Marzuki – RADARNASIONAL.ID
Jakarta, Radarnasional.id – Ismail Marzuki, nama yang tidak asing bagi telinga pecinta musik Indonesia. Lahir di Jakarta pada 11 Mei 1914, komponis legendaris ini telah meninggalkan jejak gemilang dalam sejarah musik tanah air. Karya-karyanya yang sarat makna dan menyentuh hati terus dilestarikan dan dinyanyikan hingga saat ini.
Diakui sebagai salah satu komponis besar Indonesia, Ismail Marzuki memiliki nama asli Ismail bin Marzuki. Sejak kecil, ia telah menunjukkan bakat dan kecintaannya pada seni musik. Pada usia 17 tahun, ia berhasil menciptakan lagu pertamanya, “O Sarinah”, yang menjadi awal mula perjalanan karirnya yang gemilang.
Ketertarikan mendalam Ismail Marzuki pada seni membawanya bergabung dengan berbagai perkumpulan musik, seperti Lief Java pada tahun 1936. Di sana, ia menunjukkan kemampuannya dalam memainkan berbagai alat musik, seperti gitar, saxophone, dan harmonium pompa, seperti dikutip dari wikipedia
Karirnya semakin berkembang pesat, terutama setelah ia bergabung dengan Orkes Melayu Keraf pada tahun 1942. Di masa penjajahan Jepang, ia juga aktif dalam berbagai kegiatan musik, termasuk mendirikan Orkestra Simfoni Jakarta.
Ismail Marzuki dikenal sebagai seorang komponis yang multitalenta. Ia mampu menciptakan lagu-lagu dengan berbagai genre, mulai dari musik tradisional Betawi, keroncong, hingga lagu perjuangan kemerdekaan.
Beberapa karyanya yang paling terkenal dan melegenda antara lain:
- Rayuan Pulau Kelapa
- Sepasang Mata Bola
- Gugur Bunga
- Juwita Malam
- Selendang Sutera
Dedikasi dan karya Ismail Marzuki untuk musik Indonesia tidaklah sia-sia. Ia telah menerima berbagai penghargaan bergengsi, termasuk Anugerah Musik Indonesia dan gelar Pahlawan Nasional pada tahun 2004.
Ismail Marzuki meninggal dunia pada 25 Mei 1958 di usia 44 tahun.
Meskipun telah tiada, nama dan karyanya terus dikenang dan diabadikan. Namanya diabadikan sebagai pusat seni di Jakarta yaitu Taman Ismail Marzuki (TIM) di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.
Taman Ismail Marzuki menjadi simbol kecintaan dan pengabdian Ismail Marzuki terhadap musik dan budaya Indonesia. (ery)
About Post Author
Redaksi
More News
HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa
Upaya petugas PLN saat membawa material kelistrikan untuk menerangi sekolah-sekolah di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Selatan. Dengan semangat Empower All, PLN...
PLN Sukses Amankan Pasokan Listrik Rakornas TPAKD 2026
Suasana pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2026 di Jakarta, (22/10). PLN UID Jakarta Raya...
PLN Mengajar, Ajak Siswa SDIT Iqro Kenali Bahaya Listrik Sejak Dini
Antusiasme dan kebanggaan adik-adik kelas 6 SDIT Iqro Jati Makmur terlihat dari senyumanya saat melakukan simulasi maket jaringan listrik secara...
PLN Alirkan Listrik 865 kVA untuk Tiga SPKLU _Ultrafast Charging_ Wuling Arista Ciledug
Simulasi penggunaan mesin SPKLU Ultrafast Charging 200 kW yang kini siap melayani pengisian daya cepat kendaraan listrik.Jakarta, 15 Oktober 2026...
Dorong Gaya Hidup Modern, PLN Tunjukkan Masak dengan Kompor Listrik Lebih Praktis dan Nyaman
Keseruan peserta saat memasak menggunakan kompor listrik pada ajang “Kompor Listrik ON: Serunya Masak Tanpa Batas” hasil kolaborasi PLN UID...
PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (kelima dari kanan) saat melakukan pemantauan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Baki,...

Average Rating