October 27, 2026

Kementerian Pertanian Gandeng UGM Tingkatkan Kesadaran Zoonosis di Yogyakarta – RADARNASIONAL.ID

Read Time:2 Minute, 2 Second

FAO Mendukung Kerja Sama Baru Kementan dan Universitas Gadjah Mada untuk Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terhadap Zoonosis Melalui Perguruan Tinggi (dok-ditjenpkh.pertanian.go.id/

Yogyakarta, Radarnasional.id – Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) menjalin kerjasama dengan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap zoonosis di Yogyakarta.

Kerjasama yang ditandatangani pada hari Jumat (31/5/2024) ini akan berlangsung selama dua tahun dan mendapat dukungan penuh dari Badan Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) melalui pendanaan dari Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID).

Tujuan utama kerjasama ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya di kalangan mahasiswa dan perguruan tinggi di Yogyakarta, tentang bahaya zoonosis.

Menurut Syamsul Ma’arif, Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Ditjen PKH Kementan, edukasi tentang zoonosis sejak dini dan melibatkan berbagai pihak sangatlah penting untuk meningkatkan kewaspadaan dan respons masyarakat terhadap ancaman penyakit ini.

“Kenapa edukasi tentang zoonosis ini dilakukan melalui dunia pendidikan? Karena ini merupakan langkah kesiapsiagaan kami dalam menghadapi zoonosis yang semakin hari semakin perlu diwaspadai. Dan melalui dunia pendidikan, kita bisa menjangkau anak-anak didik dan juga masyarakat luas melalui kegiatan pengabdian masyarakat dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) para mahasiswa,” jelas Syamsul.

Dekan FKH UGM, Prof. Dr. drh. Updikari, M.Sc., PhD., menyambut baik kerjasama ini dan berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang zoonosis.

“FKH UGM siap bersinergi dengan Kementan dan FAO dalam program ini. Kami akan melibatkan dosen dan mahasiswa dalam berbagai kegiatan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat tentang zoonosis,” ujar Prof. Updikari.

Kerjasama ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam membangun masyarakat yang siap menghadapi ancaman zoonosis dan memiliki pemahaman yang baik tentang penyakit ini.(ery)

 



Source link

About Post Author

Redaksi

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous post Berkarya dan Menginspirasi, Ini Dia Srikandi PLN yang Berhasil Berinovasi
Next post Sukses Menambah Pelanggan, Kunci Membaiknya Kinerja PLN 2023, Terbanyak dari Golongan Rumah Tangga
Close