September 20, 2026

Digitala Membuka Gerbang Menuju Masa Depan Gemilang – RADARNASIONAL.ID

Read Time:2 Minute, 3 Second

Pendiri dan Direktur Digitala, Muhammad Iman Prasetyo.

Jakarta, Radarnasional.id – Di era digital ini, Indonesia bagaikan raksasa yang tertidur, siap untuk bangkit dan menunjukkan potensinya yang luar biasa. Didukung oleh populasi internet terbesar keempat di dunia, penetrasi internet yang tinggi, dan berbagai inisiatif pemerintah, transformasi digital membuka gerbang menuju masa depan yang gemilang, di mana ekonomi digital menjadi motor penggerak kemajuan bangsa.

Di tengah gempuran era digital ini, Digitala hadir sebagai Software House dan Konsultan IT terdepan yang membantu berbagai bisnis dari berbagai segmen dan skala untuk berkembang pesat. Didirikan pada tahun 2019 oleh Muhammad Iman Prasetyo, Digitala memiliki visi yang jelas: menciptakan masa depan yang lebih terhubung, efektif, dan efisien melalui transformasi digital.

“Bayangkan, pada tahun 2025, ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai USD 130 miliar, bahkan berpotensi mencapai USD 200 miliar. E-commerce, sang bintang baru, telah menunjukkan tajinya dengan nilai transaksi mencapai Rp 329 triliun pada kuartal pertama 2023. Kontribusi sektor ini terhadap PDB non-migas pun tak kalah fantastis, mencapai 8,6 persen pada tahun 2022, dan ditargetkan meningkat hingga 21 persen pada tahun 2025,” ungkap Pendiri dan Direktur Digitala, Muhammad Iman Prasetyo.

Dengan mengusung 3 layanan spesialisasi yaitu website development, mobile development, dan data analytics, Digitala telah dipercaya oleh berbagai perusahaan ternama, mulai dari perusahaan multinasional seperti AstraZeneca dan Menarini hingga Kementrian di Indonesia seperti Kementerian ATR BPN. Tak hanya itu, berbagai perusahaan swasta dan startup pun telah merasakan manfaat dari transformasi digital yang digagas oleh Digitala.

“Tantangan paling berat dalam terminologi People, Process, and Technology adalah bagian People. Mengubah kebiasaan dari manual ke digital dapat menjadi sulit karena dikarenakan beberapa faktor seperti usia, tempat tinggal, dan kebiasaan menggunakan teknologi. Sehingga tidak cukup mentransformasi infrastukturnya saja, kultur kerjanya pun perlu ditransformasi untuk mampu beradaptasi,” ungkap Iman.(ery)



Source link

About Post Author

Redaksi

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous post Membangun Masa Depan Bersih Melalui Jaringan Gas Rumah Tangga – RADARNASIONAL.ID
Next post Sinyal XL Axiata Jangkau Puluhan Pulau Terpencil di Kepri – RADARNASIONAL.ID
Close